Anambas-Keprimadani] Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, menjadi yang tertinggi di wilayah tersebut sepanjang tahun 2025.
Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Anambas Adi Cahyadi mengatakan pertumbuhan ekonomi daerah itu secara kumulatif mencapai 15,54 persen sepanjang 2025.
“Berdasarkan data yang kami himpun, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas pada tahun 2025 memang menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau,” kata Adi Cahyadi di Anambas, Selasa.
Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas pada sektor pertambangan minyak dan gas bumi (migas), terutama dengan mulai beroperasinya dua ladang migas baru di wilayah tersebut.
Menurut dia, ladang migas Forel dan Terubuk memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi minyak bumi dan gas alam di Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Produksi migas yang meningkat dari ladang Forel dan Terubuk menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
BPS mencatat pada triwulan IV 2025 pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas mencapai 17,36 persen secara tahunan (year-on-year).
Secara keseluruhan sepanjang 2025, sektor pertambangan dan penggalian di daerah tersebut tumbuh hingga 19,04 persen, sehingga menjadi salah satu sektor utama penggerak ekonomi daerah.
Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Kepulauan Anambas di posisi teratas dibandingkan sejumlah kabupaten/kota lain di Provinsi Kepulauan Riau.
Sebagai perbandingan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Natuna tercatat sebesar 10,49 persen, Kota Batam 6,76 persen, Kabupaten Bintan 6,43 persen, Kabupaten Karimun 5,44 persen, Kabupaten Lingga 3,53 persen, dan Kota Tanjungpinang 3,31 persen.
BPS menilai capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi yang cukup signifikan di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski demikian, BPS berharap pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut dapat diikuti dengan penguatan sektor ekonomi lainnya agar dapat berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas Aneng mengatakan capaian pertumbuhan ekonomi tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan daerah.
“Capaian ini bukan hanya keberhasilan pemerintah daerah, tetapi juga keberhasilan seluruh masyarakat Anambas yang terus bekerja keras dan bersinergi membangun daerah,” kata Aneng.
Ia menambahkan pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan sektor-sektor unggulan daerah seperti kelautan dan perikanan, pariwisata, serta membuka peluang investasi yang lebih luas di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Menurut dia, potensi ekonomi yang dimiliki daerah kepulauan tersebut masih sangat besar untuk terus dikembangkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Anambas memiliki potensi besar yang akan terus kami optimalkan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
















